Hubungan seksual yang sehat dan memuaskan dua belah pihak yaitu pria dan wanita menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keharmonisan rumahtangga. Namun, tidak setiap kali pasangan suami istri dalam kondisi puncak, terutama pria.
Kemampuan untuk ereksi tahan lama maupun agar tidak cepat ejakulasi seringkali tidak dapat dijaga atau pun dipertahankan. Ejakulasi dini merupakan salah satu masalah seksual yang paling sering terjadi pada pria. Sebanyak 1 dari 5 pria di seluruh dunia mengalami ejakulasi prematur dan tidak memandang usia.
Ketidakberdayaan pria mengendalikan ejakulasi merupakan masalah pelik yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Ejakulasi dini sendiri dapat diartikan sebagai ejakulasi dalam waktu singkat, kendali atas ejakulasi rendah dan konsekuensi pribadi yang negatif.
Pada dasarnya, pria penderita ejakulasi dini biasanya tidak mampu mengendalikan ejakulasi dan mengalami orgasme lebih cepat daripada yang diharapkan sehingga istri tidak dapat mencapai kepuasan.
![]() |
| Toloooong, aku ejakulasi dini via Flickr.com |
Untuk lebih jelasnya, silakan anda simak pengertian dari ejakulasi dini di bawah ini.
Pengertian Ejakulasi Dini
Hubungan intim bisa dikatakan tahan lama tergantung dari berapa lama durasi yang diinginkan pasangan suami istri. Ada yang mencapai kepuasan dengan bercinta selama 20 menit termasuk dengan pemanasan (foreplay), mungkin juga ada yang 15 menit, 30 menit atau lebih dari itu.
Mungkin ada pria yang mengalami ejakulasi lebih cepat daripada apa yang dia inginkan, bisa jarang tapi bisa juga sering. Bisa dikatakan bahwa ejakulasi dini terjadi ketika:
- Mengalami ejakulasi sebelum, selama atau lebih cepat setelah melakukan penetrasi ke Mrs.V pasangan.
- Kondisi ejakulasi yang terjadi setidaknya separuh dari waktu yang biasanya seorang pria bercinta.
- Keadaan yang pastinya akan membuat baik pria maupun wanita merasa kecewa dan tidak puas.
Sementara itu, menurut ISSM (International Society for Sexual Medicine), ejakulasi dini didefinisikan sebagai:
1. Waktu latency ejakulasi sekitar satu menit. Artinya, ejakulasi dini merupakan ejakulasi yang terjadi selalu atau hampir selalu terjadi sebelum atau selama satu menit ketika penetrasi di Mrs.V.
2. Kurangnya kendali atas ejakulasi yang berarti ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi pada semua atau hampir semua penetrasi ke dalam Mrs.V.
3. Masalah-masalah pribadi yang negatif terkait suatu kondisi misalnya perasaan tertekan, frustrasi, dan/atau menghindari keintiman seksual.
Waktu latency ejakulasi dalam vagina (IELT / Intravaginal Ejaculatory Latency Time) dalam batas satu menit bukan hanya perkiraan saja tapi berdasarkan pengamatan bahwa 90 persen pria dengan ejakulasi dini primer (seumur hidup) mengalami ejakulasi selama kurang dari satu menit. Sementara 10 persen sisanya mencapai orgasme antara 1-2 menit.
Dalam beberapa kasus, seorang pria mengalami ejakulasi hanya dengan memikirkan tentang seks atau bahkan sebelum Mr.P mendapatkan sentuhan / rangsangan.
Intinya, ejakulasi dini terjadi ketika seorang pria mencapai orgasme lebih cepat daripada apa yang dia atau istrinya (pasangannya) harapkan selama berhubungan intim.
Siapa yang bisa terkena ejakulasi dini?
Seperti yang sudah anda ketahui, ejakulasi dini merupakan salah satu masalah disfungsi seksual yang sering dialami para pria. Masalah ini biasa terjadi pada:
- Orang-orang muda yang belum berpengalaman atau baru pertama kali dalam berhubungan intim.
- Pria yang jarang melakukan hubungan intim..
- Pria yang bercinta dengan pasangan baru.
Pria yang mengalami ejakulasi dini seperti di atas biasanya tidak mampu mengendalikan ejakulasi ketika terkena rangsangan. Dalam kasus lain, bisa jadi karena perubahan siklus, tanda-tanda mengalami disfungsi ereksi atau penyakit-penyakit tertentu.
Macam-Macam Ejakulasi Dini
Ejakulasi dini dibagi menjadi dua tipe yaitu:
- Ejakulasi dini primer yaitu masalah ejakulasi dini yang terjadi sejak pertama kali melakukan hubungan intim sampai seterusnya selama hidup. Tipe ini juga disebut dengan ejakulasi dini seumur hidup.
Pada kasus tipe ejakulasi dini primer, pria mengalami ejakulasi sebelum penetrasi atau kurang dari 1-2 menit setelah penetrasi.
- Ejakulasi dini sekunder yaitu ejakulasi dini yang jarang terjadi atau tiba-tiba, tidak seperti durasi sebelumnya saat melakukan hubungan intim dengan ejakulasi normal.
Masing-masing jenis ejakulasi dini di atas memiliki faktor-faktor penyebab yang berbeda satu sama lain.
![]() |
| Maaf sayang, sebelumnya aku nggak pernah ejakulasi prematur via flickr.com |
Penyebab Ejakulasi Dini
Seperti yang sudah anda ketahui sebelumnya, ada dua macam ejakulasi dini yaitu primer dan sekunder. Namun, penyebabnya masih belum dapat dipastikan.
Hanya, beberapa kemungkinan yang menjadi faktor pemicu ejakulasi dini salah satunya adalah kecemasan. Sementara yang lain, bisa disebabkan oleh kondisi fisik seperti mudah terangsang atau kulit Mr.P sangat sensitif walaupun belum juga dapat dipastikan.
Berikut ini adalah penyebab-penyebab ejakulasi dini berdasarkan macamnya.
Penyebab Ejakulasi Dini Primer
Beberapa faktor ini diyakini berperan dalam memicu timbulnya ejakulasi dini pada pria:
- Jarang melakukan hubungan intim
- Rendahnya kadar testosteron bebas
- Adanya masalah pada saraf sehingga mengurangi rangsangan
- Perasaan bersalah atau negatif tentang seks, yang kemungkinan disebabkan oleh keyakinan agama atau ketidaknyamanan dengan fantasi seksual tertentu
- Pengalaman seksual yang terlalu terburu-buru, tidak nyaman, atau ketakutan
- Kurangnya pengetahuan tentang seksualitas terutama kurangnya kepekaan akan sensasi yang berujung pada orgasme
- Adanya masalah saraf yang menganggu kepekaan terhadap rangsangan.
Penyebab Ejakulasi Dini Sekunder
Sementara itu, ejakulasi dini sekunder diyakini timbul karena:
- Jarang berhubungan intim
- Pengalaman seksual sebelumnya yang membuat pria merasa gagal dan malu
- Disfungsi ereksi dapat menyebabkan seorang pria untuk menggunakan fantasi tingkat tinggi, mencoba untuk menjaga ereksinya, yang mengarah kepada kegembiraan berlebihan dan ejakulasi lebih cepat
- Pasangan atau istri memiliki gangguan seksual seperti kurang gairah sehingga pria akan beradaptasi untuk menyelesaikan hubungan intim dengan cepat
- Penyakit seperti gangguan saluran kencing, diabetes melitus atau gangguan pada prostat misalnya prostatitis
- Ketergantungan obat seperti ephedrine, opiat, atau trifluoperazine.
Kesimpulan
Mencari informasi atau pengetahuan tentang pengertian dan penyebab ejakulasi dini sangat penting bagi para pria,terutama yang masih "malu-malu" pergi ke dokter.
Dan, memang lebih baik pergi ke dokter ahli guna mendapatkan solusi dan penanganan ejakulasi dini yang terbaik.
Akan tetapi, dengan mengetahui pengertian dan penyebabnya setelah membaca tulisan ini, anda untuk sementara mungkin sudah bisa menyimpulkan apakah anda mengalami ejakulasi dini atau bukan sehingga tidak terburu-buru mengambil keputusan.
Oleh karena itu, jika masih belum memahami, seperti yang sudah ditulis di atas, sebaiknya anda berkonsultasi dulu kepada dokter ahli untuk memastikan masalah disfungsi seksual yang anda alami.

